Lagu Es Lilin Menceritakan Tentang

Kegelisahan Perempuan dalam Lagu Sunda Es Lilin
Lagu kewedanan Jawa Barat Es Lilin. (Foto: Screenshot/Youtube)


MerahPutih Budaya
– Lagu daerah Sunda berbunga Jawa Barat sangat banyak. Sejumlah sangat tersohor bahkan ke luar provinsi. Ucap tetapi lagu Sunda “Bubuy Wulan”, “Cing Cangeling”, dan masih banyak lagi. Riuk satu di antaranya lagu daerah Jawa Barat terkenal ialah berjudul “Es Lilin”.

Pereka cipta lagu Es Lilin yaitu Ibu Mursih. Lagu ini mengobrolkan tentang kegelisahan seorang perempuan yang medium didekati atau disukai maka dari itu sendiri laki-laki. Laki-laki itu diceritakan sebagai
dunungan, nan berarti pemilik sebagai atasan alias boleh juga sendiri terpandang.

Keunggulan “es lilin” nan digunakan misal kop adalah makanan tersendiri es lilin Bandung. Penggunaan perkenalan awal es parafin ini selayaknya enggak berkaitan langsung dengan penceritaan. Cerita tentang es lilin lega lirik menjadi cangkang karena lirik lagu ini berjenis pantun.

Perempuan n domestik lagu ini mengobrolkan bahwa ia sebenarnya tak mendorong didekati adam terpandang itu, doang ada ketakutan ketika bermartabat-benar sudah lalu dekat tapi setakat tak berjodoh. Hingga kesudahannya, karena perempuan itu juga enggak berlebih ingin dekat, dia memerosokkan bikin selalu berduaan malar-malar diajak pergi ke mana-mana.

Gambaran lelaki tertentang intern lirik suntuk perlente alias gagah dan suka berpakaian rapi. Bahkan ke ketika menuntun munding pun, maskulin itu lewat terbantah gagah. Pelecok satunya, kerapian berpakaiannya terlihat ketika ia menggantungkan sapu tangan saat menuntun kerbau.

Pada bagian akhir lirik, disebutkan bahwa sang lanang akan memencilkan tempat tinggalnya untuk satu keperluan. Supaya ditinggalkan, perempuan itu tidak akan lupa, apalagi perginya enggak lama, hanya satu bulan.

Lagu Es Lilin menggambarkan mengenai kehati-hatian koteng pemudi dalam memilih pasangan. Meski ia menyukai seorang laki-suami, dan laki-laki itu koteng terpandang, amoi lain begitu sahaja menerimakan burung laut sepenuhnya.

Lirik lagu Es Lilin;

Es lilin mah didorong-dorong
dibantun mah dibantun ka Sukajadi
abdi isin dunungan samar kaduga
ria inggis mah aduh henteu ngajadi

Es lilin mah ceuceu buatan Bandung
dicandak mah geuning ka Cipaganti
abdi isin jungjunan duh bararingung
sok inggis mah aduh henteu ngajadi

Itu saha dunungan nu nungtun munding
digantelan geuning ku saputangan
itu saha dunungan ku ginding teuing
sing horeng mah aduh geuning jungjunan

Es parafin mah ceuceu dikalapaan
raosna mah geuningan kabina-bina
abdi alim dunungan paduduaan
muluk sieun mah dibantun kamana-mana

Kamana mah geuningan ngaitkeun kincir
ka kaler mah ka kaler katojo bulan
kamana mah dunungan ngaitkeun pikir
moal paler geuningan da ku sabulan

Kurnia lagu Es Lilin;

Es lilin itu (dijual) didorong-dorongDiantarnya diantar ke SukajadiAku malu tuan belum jelas benarSuka mengalir perlahan-lahan, aduh tidak jadi (berjodoh)

Es parafin itu nyonya, buatan BandungDibawanya ternyata ke CipagantiAbdi malu tuan, duh bingungSuka takut, aduh bukan jadi (berjodoh)

Itu siapa tuan, nan menggiring kerbauDigantungi itu pakai sapu tanganItu siapa empunya, berpenampilan perlenteEh ternyata itu ternyata tuan sendiri

Es lilin itu (dibuat) pakai kelapaRasanya aduh gurih sekaliAku tak cak hendak tuhan, berdua-duaanSuka kabur dibawa kemana-mana

Kemana harus mengaitkan kincirKe timur, ketimur menuju bulanKemana tuan (aku) mengaitkan pikiranTidak akan lupa pastinya karena hanya sebulanBACA JUGA:

  1. Luapan Kegembiraan dalam Lagu Papua E Mambo Simbo
  2. Gambaran Nikmatnya Pempek privat Lagu Sumsel Pempek Lenjer
  3. Cinta Sonder Bidah dalam Lagu Sumsel Dek Sangke
  4. Berkelong Congkak dalam Lagu Sumsel Cuk Mak Ilang
  5. Ajakan Melestarikan Aturan Lampung n domestik Lagu Cenggat Agung





Lewat Tangan Konduktor-Konduktor Ini, Lagu Daerah Indonesia Mendunia

Fun

Kamis, 25 Agustus 2022 14:00

Polda Jabar Periksa 15 Orang Terkait Perundungan Anak di Tasikmalaya

Pemprov Jabar Cari Sosok PNS Inspiratif dan Inovatif Buat Diberi Penghargaan






  • LAINNYA DARI Berma PUTIH


Pandemi Membuat Wisata Domestik Kian Dilirik

Travel

Selasa, 15 Februari 2022 08:33

Festival Eksotika Bromo Menuju Ritual Kasada, Ditutup dengan Halilintar

Rekomendasi Babi Guling Nikmat di Bali

Kuliner

Jumat, 11 November 2022 10:02

Sambut Idul Adha, Simak Tips Mengolah Daging Kurban Biar Naik Kelas

Fun

Jumat, 08 Juli 2022 15:34

Delegasi EdWG 2022 Kunjungi Candi Borobudur dan Prambanan

Travel

Minggu, 20 Maret 2022 16:04

Suronan, Peringatan 1 Suro Unik di Karangwuni

Adventure Family Package, Staycation Sambil Bertualang Bersama Keluarga di JHL Solitaire

Travel

Jumat, 18 Februari 2022 11:34

Bagaimana Lika-Liku Orang Indonesia Pergi Haji Sebelum Menggunakan Pesawat?

Mampir ke Toko Oleh-oleh Legendaris Kota Bandung, Bawa Pulang Kelezatannya

Kuliner

Selasa, 23 Agustus 2022 09:12

Satai Klatak dan Mie Lethek khas Bantul Jadi Warisan Budaya Tak benda

Kuliner

Senin, 29 November 2021 20:35

LAINNYA Berusul Ahmar PUTIH


Pandemi Membuat Wisata Domestik Kian Dilirik

Travel

Rekomendasi Babi Guling Nikmat di Bali

Kuliner

Sambut Idul Adha, Simak Tips Mengolah Daging Kurban Biar Naik Kelas

Fun

Delegasi EdWG 2022 Kunjungi Candi Borobudur dan Prambanan

Travel

Adventure Family Package, Staycation Sambil Bertualang Bersama Keluarga di JHL Solitaire

Travel

Bagaimana Lika-Liku Orang Indonesia Pergi Haji Sebelum Menggunakan Pesawat?

Mampir ke Toko Oleh-oleh Legendaris Kota Bandung, Bawa Pulang Kelezatannya

Kuliner

Satai Klatak dan Mie Lethek khas Bantul Jadi Warisan Budaya Tak benda

Kuliner




Source: https://merahputih.com/post/read/kegelisahan-perempuan-dalam-lagu-sunda-es-lilin

Posted by: itugas.com