Kultum Singkat Yang Menyentuh Hati



3
menit

Kultum sumir yang menyentuh hati kelihatannya opsi buat disampaikan kerumahtanggaan berbagai saat. Berikut beberapa contohnya. Walau pendek, tapi bermakna!

Kultum alias kuliah tujuh menit dikenal maka itu publik bagaikan transendental ceramah singkat bikin memuati berbagai kegiatan.

Berbeda dengan ceramah pada lazimnya bukan dibatasi waktu, materi kultum dibatasi durasinya; selama tujuh menit maupun sesingkat mungkin.

Cukuplah, di antara bilang materi kultum yang menarik kerjakan disampaikan, kultum singkat yang sampai ke hati dapat menjadi alternatif tepat.

Itu karena kultum ringkas nan menjejak lever pasti berhubungan damping dengan masyarakat dan paling penting, semupakat disampaikan dalam berbagai rupa acara.

Artikel ini secara unik akan memberikan beberapa kamil kultum singkat yang hingga ke lever.

Bisa jadi sempat bisa dijadikan acuan. Simak, marilah!

3 Cermin Kultum Pendek yang Menyentuh Hati

1. Kultum Singkat nan Menyentuh Hati Berjudul: Sosok nan Lupa dengan Waktu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Tuhan, Tuhan yang maha esa yang sudah memberikan berbagai kandungan dan fasilitas sehingga kita bisa berkumpul di hari yang insyaAllah diberkahi-Nya.

Tidak lalai, selawat serta salam marilah kita kirim kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri tauladan sejati dan penggerak yang wajib kita teladani.

Tinggal kesempatan yang asian ini, saya ingin bersyukur kepada panitia atau pihak pembuat yang sudah memberikan saya perian untuk memberikan kultum singkat.

Kultum nan saya akan sampaikan berjudul: Orang yang lupa dengan musim.

Mengenai periode, semua manusia di bumi ini mempunyai durasi nan sepadan, yakni 24 jam privat sehari.

Doang yang membedakan, cak semau orang yang memanfaatkan waktu sebagus barangkali, ada pula orang yang abai alias lalai dengan tahun.

Khalayak yang lalai ini merasa, hidupnya panjang dan bisa melakukan berbagai kebaikan di enggak waktu.

Rasul sekali lagi intern sebuah titah sudah membagi tahu, seandainya ada dua buah mak-nyus nan dilupakan oleh bani adam, mula-mula adalah kesehatan, dan kedua yakni perian luang.

“Dua enak, lazimnya manusia tertipu dengan keduanya, yakni kesehatan dan hari tahu.”
(HR. Al-Bukhari)

Hadis tersebut memberikan peringatan, kalau ternyata dengan abai terhadap hari, itu sebenarnya kita telah tertipu.

Sedangkan jika waktu boleh dimanfaatkan dengan baik, kita akan mujur banyak manfaat.

Tambahan pula lagi, jangan sampai kita mengerjakan berbagai amalan sampai menunggu umur tua, sebab kita tidak pernah adv pernah kapan berlalu menjemput.

Bisa musim ini, jemah, ataupun ahad depan. Makanya sebab itu, mari kita manfaatkan periode dengan sebagus mungkin.

Syukuri gurih waktu yang diberikan Allah dengan mengamalkan kejadian-hal positif.

Itulah kultum sumir nan bisa saya sampaikan, mudahmudahan ada manfaatnya.

Peroleh kasih…

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

2. Contoh Kultum Singkat nan Menyentuh Hati dengan Judul: Seni Menyiapkan Mortalitas

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Segala puji bagi Allah halikuljabbar alam, sang maha esa nan telah menyerahkan banyak kas dapur kepada kita semua.

Tidak lalai, mudah-mudahan selawat dan salam sepatutnya cerbak tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga sampai kepada kita selaku umatnya yang InsyaAllah konsisten dengan sunah-sunahnya.

Dalam acara yang beruntung ini, saya akan menyampaikan kultum mengenai seni menyiapkan mortalitas.

Sebab sejatinya, mati adalah hal pasti, berbeda dengan keadaan tak, mortalitas adalah sebuah keniscayaan.

Sesuai dengan episode ayat Al-Qur’an yang berbunyi:

Setiap yang bernyawa akan merasakan lengang…”
(QS. Ali Imran: 185)

Namun di antara umat cucu adam banyak luput akan keadaan ini. Merasa kesepakatan dan nyaman jika kematian akan tak akan n domestik tahun dekat.

Akibatnya mereka langsing lalai dalam beribadah dan tak jarang justru melakukan hal-situasi yang dilarang oleh Allah.

Padahal, mengingat mati adalah ciri orang cerdas.

Sementara nan abai dengan kematian, disebut Utusan tuhan sebagai manusia yang lemah.

“Anak adam cerdas yakni individu yang rendah diri dan menderma buat semangat selepas mortalitas, dan basyar lemah yakni khalayak nan mengikutkan dirinya pada hawa nafsunya dan bermimpi atas Allah,”
(HR. al-Tirmidzi, Ibni Majah dan lainnya).

Lantas, apa nan bisa kita untuk dalam menyiapkan kematian, selain mengingatnya?

Ada bilang hal yang mesti kita untuk waktu ini pula, yakni:

  1. Bersedekah saleh waktu ini juga, minimal dengan hal-situasi kecil;
  2. Menghindari perbuatan tercela;
  3. Lekas bertaubat takdirnya mengerjakan salah.

Ketiga keadaan di atas yakni pendirian sederhana, tapi harus diakui silam sulit dilakukan.

Tak mengapa, cobalah kita lakukan langkah demi langkah setiap harinya, itu karena peristiwa besar semuanya berasal berpunca persiapan kecil.

Terakhir, marilah kita beribadat hendaknya Allah memberikan mortalitas nan baik kepada kita dan kita bisa dipertemukan kembali di suwargaloka Tuhan. Aamiin.

Sekian dari saya, seyogiannya di dalamnya ada manfaat.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

3. Kultum Singkat bermula Aa Gym, Berjudul: Senewen karena Akhirat

kultum singkat yang menyentuh hati

sumber: ceramahmotivasi.com

***

Itulah beberapa komplet kultum pendek nan menyentuh hati.

Semoga bermanfaat, Property People.

Temukan teks menyentak lainnya di Berita.99.co.

Cinta pantau Google News untuk mendapatkan informasi terbaru dari Berita 99.co Indonesia.

The Mansion Jasmine Boulevard adalah hunian yang memesona di daerah Parung, Bogor.

Informasi lebih sempurna, kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com karena kami besar perut #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!

Source: https://berita.99.co/contoh-kultum-singkat-yang-menyentuh-hati/

Posted by: itugas.com