Corning Gorilla Glass 3 Artinya

Telset.id, Jakarta  – Kerap kali mendaras informasi spesifikasi atau
review
akan halnya
smartphone
baru, demap dituliskan bahwa perangkat ini sudah dilengkapi pelindung “Gorilla Glass”. Padalah, mungkin Dia menyoal-tanya, apa kurnia Gorilla Glass dan perbedaan di setiap versi. Kita akan mengulasnya secara model

Kami yakin Anda pernah mendengar tentang gelas pelindung ini, minimal pernah membacanya di daftar spesifikasi
smartphone,
tablet, alias pada perabot lainnya. Tapi kelihatannya banyak dari Anda nan belum mengetahuinya lebih detil.

Singkatnya, pelindung kaca nan tangguh ini adalah penaung kaca buatan Corning Inc., dengan material beling yang sangat langgeng, sehingga alat yang menggunakannya lain mudah tercoret ataupun pecah. Lapisan pelindung ini kini banyak digunakan untuk berbagai perkakas.

Kisah di Balik Gorilla Glass

Gorilla Glass
Corning Gorilla Glass (Foto: Corning)

Corning bereksperimen dengan gelas nan diperkuat dengan bahan kimia plong hari 1960, penggalan dari antaran yang disebut “Project Muscle”, kerumahtanggaan beberapa tahun Corning berbuntut meluaskan gelas yang dinamakan Chemcor Glass.

Pada saat itu Corning belum menemukan “pasar” nan tepat cak bagi Chemcor. Hasilnya, Chemcor lain pernah diproduksi massal. Gelas penaung tersebut yunior diproduksi massal, sebanyak seratus unit bagi Race Car Dodge Dart dan Plymouth Barracuda.

Chemcor digunakan untuk Race Car Dodge Dart dan Plymouth Barracuda karena jenis mobil tersebut membutuhkan pengurangan sulit nan menjadi salah satu kunci bikin menambah kecepatan maksimum sebuah oto.

Lega tahun 2006, Apple mengembangkan cermin pertama iPhone, yang pada awalnya menggunakan cucur yang terbuat dari plastik persisten. Namun Steve Jobs menemukan fakta layar prototipe iPhone-nya tergurat oleh sentral detik kamu memasukkannya ke intern dompet.

Akhirnya Jobs menghubungi CEO Corning, Wendell Weeks, dan mengatakan bahwa Apple membutuhkan kaca yang ringan dan langgeng cak bagi digunakan pada cucur iPhone.

Namun Weeks mengatakan bahwa produksinya sudah lalu dihentikan sejak 1960. Jobs meyakinkan Weeks mudah-mudahan segera memproduksi beling tersebut bikin digunakan pada iPhone yang akan dirilis.

Meski awalnya sempat skeptis, Weeks risikonya bersedia dan menerima petisi Jobs untuk memproduksi layar yang cukup untuk rilis iPhone nan tertunda. Corning berusaha lakukan mencapai permintaan tersebut dalam enam bulan.

Pabrik Corning di Harrodsburg, Kentucky akhirnya berlambak menyediakan Corning Glass kerjakan iPhone generasi pertama yang dirilis pada Juni 2007, hingga generasi layar Gorilla Glass Victus+ yang digunakan Galaxy Z Fold4, Galaxy Flip4 dan iPhone 12.

Menurut pemberitaan yang dirilis lega 2022, kaca pelindung buatan Corning ini diklaim telah dipakai makanya selingkung 20 persen perangkat mengalir di seluruh dunia dengan jumlah 200 juta unit.

Jumlah penggunaannya terus meningkat signifikan. Generasi keduanya nan diperkenalkan pada 2012, sudah lalu dipakai bertambah dari satu miliar perangkat bergerak di seluruh marcapada.

BACA JUGA:

  • Corning Rilis Gorilla Glass DX dan Gorilla Glass DX+
  • Corning Siapkan Lapisan Pelindung cak bagi Smartphone Lipat

Apa itu Gorilla Glass dan Kelebihannya

Kelebihan Gorilla Glass

Gorilla Glass Scratch TestGorilla Glass, secara literal berarti Kaca Gorila, adalah stempel dagang terdaftar untuk paisan kaca berbahan dasar alkali-aluminosilikat yang diproduksi oleh pabrik gelas Corning sumber akar Amerika Serikat.

Kaca ini direkayasa sedemikian rupa sehingga menghasilkan lembaran beling pelindung yang memiliki karakteristik ringan, tipis, kuat dan kompatibel dengan teknologi jib sentuh (touch screen).

Fungsinya adalah sebagai kaca pelapis perangkat elektronik portabel seperti
smartphone, pemutar ki alat portabel, layar laptop,
wearable, dan beberapa cucur televisi.

Proses pembuatannya berpunca kaca yang diperkuat dengan pergantian ion bahan kimia yang dibuat dari alkali-aluminosilikat. Kemustajaban dan ketahanan goresannya yakni hasil dari proses pertukaran ion yang dialami kaca sepanjang proses pembuatan.

Kaca yang mutakadim dibuat kemudian dicelupkan ke dalam laksana air garam pada temperatur 400 °C, sehingga akan terjadi pertukaran ion kalium berpokok rendaman garam dengan ion natrium nan lebih kerdil.

Sesudah kacanya mendingin, ion-ion yang lebih besar ditekan bersama-setolok, dan menghasilkan saduran kompresi yang memungkinkan ion kalium untuk menyebar ke meres, bagi menciptakan tegangan nan tinggi ke privat kaca.

Lapisan kompresi inilah yang membuat kaca kian resistan terhadap goresan ataupun kerusakan boncel akibat benturan saat instrumen terjatuh ke lantai, atau tergores benda keras, sebagaimana kunci, saat dimasukan ke dalam kantong.

Versi Gorilla Glass

Saat ini variannya sudah masuk generasi kedelapan. Meski n kepunyaan teknologi yang suntuk kuat sehingga gelas tidak mudah pecah, tapi bukan berharga pelindung gelas ini sama kekuatannya di setiap varian.

Jadi, meskipun Beliau pernah melihat
smartphone
yang lain bersumber saat dipukul palu, ataupun lain tergores ketika disayat-sayar pisau yang tajam, enggak berharga tidak akan membuat
smartphone
atau tablet Kamu tidak bisa dipecahkan.

Semuanya tergantung pada versi dan beberapa faktor lainnya sekali lagi, sebagai halnya ketebalan. Oleh karena itu, nan terbaik yaitu memikirkannya seumpama teknologi yang boleh mencagar tampilan ponsel dari gubahan.

Berikut ulasan hipotetis tentang setiap versi dan perbedaan utamanya. Silahkan disimak ulasannya di bawah ini:

1. Gorilla Glass 1

versi kelebihan
Ilustrasi Gorilla Glass 1 (Foto: Istimewa)

Dirilis pertama kali antara tahun 2005 dan 2006. Namun debut besarnya nan membuat kaca ini sangat dikenal di seluruh manjapada ketika iPhone genarasi pertama diluncurkan lega tahun 2007.

Detik itu kaca pelindung artifisial Corning ini diimplementasikan mula-mula kali untuk perlengkapan iPhone arketipe pertama, yang sudah mulai dikembangkan Apple sejak hari 2006. Kelebihan Gorilla Glass 1 mempunyai ketebalan 1.5 mm dan memiliki saduran oleophobic lakukan meminimalkan sidik deriji dan noda.

Tapi sejatinya iPhone bukan suatu-satunya alat yang menggunakannya. Corning mengistilahkan ada sekitar 250 perangkat lainnya yang sekali lagi menunggangi kaca pelindung generasi pertama buatannya.

2. Gorilla Glass 2

versi 2
Ilustrasi Gorilla Glass 2 (Foto: Istimewa)

Pada hari 2012, Corning merilis versi kedua di ajang CES 2012. Teknologi yang dihadirkan tetap sama yaitu gelas nan tahan terhadap coretan, cuma perubahan terjadi di ukuran ketebalan.

Kelebihan Gorilla Glass 2 ini adalah 20% lebih tipis dari model pertama, kian membayang terhadap pendar dan punya kepekaan lebih baik. Dalam tes laboratorium, kaca ini diklaim bisa menahan tekanan hingga 50 kg tanpa retak maupun berbunga.

Karena varian gelas ini lebih tipis dari nan pertama, para produsen ponsel bisa membuat model ponsel menjadi lebih ringan dan tipis. Selain iPhone, sejumlah ponsel yang menggunakannya adalah Nexus 4 dan Galaxy S3.

3. Gorilla Glass 3

Versi ketiga diperkenalkan di wadah CES (Consumer Electronics Show) periode 2022. Beling generasi ketiga membawa bertambah banyak perubahan, tidak seperti mana versi sebelumnya nan lebih titik api puas ketebalan.

Kelebihan Gorilla Glass 3 ini diperkenalkan teknologi Native Damage Resistance (NDR), yang memungkinkan beling membendung coretan lebih privat. Menurut Corning, kekuatan Corning gorilla glass 3 ini mampu mencegah hingga 35% tulisan di layar.

Kemustajaban tak yaitu visibilitas barut yang makin terbatas dan kekuatan yang lebih baik setelah garitan terjadi. Corning mengklaim bahwa versi ketiga ini bertambah awet dan tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya.

Corning bisa melakukan itu berkat proses manufaktur baru yang mereka kembangkan. Beberapa perlengkapan yang memanfaatkan ketangguhan beling pelindung ini antara lain Samsung Galaxy S3, Galaxy S4, Moto G, dan Moto X.

4. Gorilla Glass 4

Puas tahun 2022, Corning memperkenalkan versi keempat. Berbeda dengan generasi sebelumnya, kali ini mereka datang dengan harapan baru dengan berpusat pada toleransi perangkat ketika jebluk.

Internal presentasinya, Corning memaparkan hasil uji lab mereka yang menyebutkan bahwa kaca pelindung versi ke 4 ini dua kali kian kuat dari generasi pendahulunya. Kelebihan Gorilla Glass 4 diklaim mampu bertahan ketika dijatuhkan bermula ketinggian 0,8 meter (setinggi pinggang orang dewasa) ke permukaan yang kasar dan berkanjang.

Beberapa
smartphone
yang memanfaatkan ketangguhan pelindung ini adalah Samsung Galaxy Note 5 dan Asus ZenFone 2 Laser.

5. Gorilla Glass 5

Generasi kelima ini diumumkan puas tahun 2022. Kali ini Corning masih fokus membuat gelas buatannya ini lebih kuat saat terjatuh bersumber jalal. Lain tanggung-tanggung, Kelebihan Gorilla Glass 5 menghasilkan kekuatan empat mana tahu bekuk semenjak versi sebelumnya.

Baca juga: Corning Gorilla Glass 5 Antagonistis Pecah dari Jalal 1,6 Meter

Corning memaparkan hasil uji labnya yang memperlihatkan kaca ini berlimpah bertahan ketika dijatuhkan dari ketinggian 1,6 meter. Kekuatannya yang menjadi kelebihan kaca ini ialah sekali lagi dapat mencegah keretakan hingga 80% saat jatuh dari ketinggian 1 meter ke permukaan nan sangat keras.

6. Gorilla Glass 6

Gorilla Glass 6 diperkenalkan pertama kali plong Juli 2022. Kaca generasi keenam ini sebagai awalan faktual semenjak generasi kelima, karena mereka memperalat metode baru yang lebih ketat ketika pengujian.

Hasilnya, gelas pelindung ini mampu tarik urat momen dijatuhkan hingga 15 kali berduyun-duyun dari ketinggian 1 meter ke permukaan yang agresif, sebelum akhirnya khusyuk pecah.

Baca sekali lagi: Layar Gorilla Glass 6 Kukuh Kokoh Biar Terban 15 Kali

Pada versi 6 ini diklaim dua mana tahu lebih kuat dibandingkan kaca generasi ke 5. Hingga saat ini, versi ke-6 ini tetap digunakan oleh banyak peranti. Beberapa
smartphone
flagship
memanfaatkan perlindungannya Samsung Galaxy S10 Series dan Sony Xperia 1.

7. Gorilla Glass Victus

Victus
Ilustrasi smartphone dengan Gorilla Glass Victus (Foto: Istimewa)

Corning memasyarakatkan varian Gorilla Glass Victus puas Juli 2022. Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya yang menggunakan angka pada penamaannya, di generasi terbaru ini menghilangkan tradisi itu.

Sreg versi Gorilla Glass generasi ketujuh ini, firma membagi fokus pada dua hal, yaitu ketenangan ketika drop dan pada goresan. Mereka memperlihatkan hasil uji lab Victus yang ki berjebah bertahan ketika anjlok terbit ketinggian 2 meter di atas permukaan yang keras dan kasar. Varian Gorilla Glass Victus ini dua siapa lebih resistan gores sekiranya dibandingkan versi ke 6.

Victus diklaim jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kaca tahan baret pecah barang buatan pesaingnya yang lagi menggunakan bahan aluminosilikat. Mereka mengatakan kaca tahan gurat produk pesaing kebanyakan akan rusak atau berpunca bila jatuh berasal ketinggian adv minim berpokok 0,8 meter.

BACA JUGA:

  • Gorilla Glass Victus Mampu Resistan Banting Sampai 2 Meter
  • VIDEO: Gorilla Glass Victus Terlampau Tangguh, Ini Buktinya

8. Gorilla Glass Victus+

Corning sudah meluncurkan generasi terbaru penerus Victus, yang mereka sebut Victus+. Dengan embel-embel “bersisa”, gelas penaung generasi kedelapan ini diklaim lebih tangguh dan tahan lama.

Victus+ diklaim lebih tahan gores dua kali bekuk dibanding pendahulunya, dan empat kali lebih tahan goret dibanding kaca pelindung yang terbuat dari aluminosilicate. Dengan kata enggak, dibutuhkan dua kali lipat usaha kerjakan dapat menggarit kaca ini.

Manfaat lainnya, pelindung ini mempunyai desain makin ringan dan tipis, sehingga dapat dikenakan pada modul kamera. Karena modul kamera yang kian segara dan menonjol bisa menjadi penyebab lensa ponsel menjadi lebih rentan retak. Selain itu. Victus+ pula dirancang sebagai pelindung cucur pada ponsel yang dapat dilipat.

Yang minimal menarik, Corning mengatakan telah merancang Victus+ untuk berlambak meminimalisir sebaran virus Covid-19 yang barangkali rapat pada layar dan awak ponsel. Saat ini, Victus+ sudah digunakan plong sejumlah smartphone flagship, seperti Samsung Galaxy S22 Series, Galaxy Z Fold4 dan Galaxy Z Flip4.

Rencana perimbangan Gorilla Glass:

victus+

Bagaikan tambahan pengumuman, Gorilla Glass memang enggak satu-satunya kaca pelapis resistan garit bikin perlengkapan portabel, seperti
smartphone
alias tablet. Suka-suka beberapa komoditas sejenis yang kembali naik daun, sebagaimana Dragontrail Glass buatan perusahaan sumber akar Jepang, Asahi, dan Sapphire Screen artifisial GT Advanced.

Sudahlah, itulah tadi ulasan kami akan halnya kaca pelindung nan namanya sangat terkenal, karena banyak digunakan pada
smartphone flaghip
modern momen ini. [HBS]

Source: https://telset.id/news/science-tech/apa-itu-gorilla-glass-dan-perbedaan-setiap-versi/

Posted by: itugas.com