Cara Cara Belajar Membuat Website Dengan Php

Takhlik
website dinamis
dengan PHP lewat menguntungkan ketika memiliki banyak file PHP nan beraneka ragam.

Di dalam program PHP secara publik harus memanggil nama file php nya ketika cak hendak mengakses, hal ini akan menjadi
static website
dimana saat membentuk konten harus mengisi semua element yang di butuhkan.

Sebenarnya barang apa sih
website dinamis
itu ?

Apa itu Website Dinamis ?

Website dinamis adalah suatu halaman website yang memiliki konten berubah-ubah. Contohnya pada sebuah halaman website mempunyai :

  • Menu
  • Sidebar
  • dan Konten

3 manajemen letak di atas memiliki arena nan berbeda dan konten boleh berubah-saling sedangkan sidebar dan menu tetap sama.

Dengan PHP membuat website dinamis sederhana bisa menghemat penulisan kode sehingga pekerjaan akan lebih cepat.

Untuk membuat website dinamis dengan
PHP
dan Tag
HTML
dapat memperalat perintah kondisi, seperti

switch

ataupun

if.. else..

.

Membuat Website Dinamis Sederhana

Momen kita membuat website dinamis maka tidak perlu menyebut nama file PHP nan di tuju namun menggunakan sebuah varian parameter.

Kita dapat memanfaat kan keyword
GET
untuk memanggil nilai pada sebuah URL.

Sekalian namun kita buat contoh les nya.

Silahkan untuk 4 file PHP dan 1 file CSS yang bernama :

  • index.php
  • about.php
  • blog.php
  • style.css

berawak.php

        <h3>Beranda Kodingin</h3> <p>Ini merupakan halaman awal website dinamis Berkamu</p> <p>Website dinamis di siuman menunggangi PHP dan CSS</p> <p>Terima kasih.</p>
      

about.php

        <h3>About Kodingin</h3> <img src="https://kodingin.com/wp-content/uploads/2019/08/g908.png" alt=""> <p>Ini merupakan halaman awal website dinamis About</p> <p>Website dinamis di sadar menggunakan PHP dan CSS</p> <p>Terima kasih.</p>
      

blog.php

        <h3>Blog Kodingin</h3> <p>Ini merupakan halaman awal website dinamis About</p> <p>Website dinamis di siuman menunggangi PHP dan CSS</p> <p>Syukur.</p>
      

style.css

        body {     background: purple;     width: 500px;     margin: 20px auto;     color: white; }  .header li {     list-style: none;     float: left;     border: 1px solid white;     margin-right: 5px;     border-radius: 3px; }  .header a {     text-decoration: none;     color: white;     padding: 15px;     margin: 2px;     font-size: 20px; }  .header, .content, .footer {     width: 600px;     overflow: hidden;     margin: 10px; }  .content {     border: 1px solid white;     padding: 10px;     border-radius: 3px; }  .footer a {     text-decoration: none;     color: rgb(190, 188, 188);     font-weight: 100; }
      

index.php

        <html>  <head>     <title>Cara membuat Website dinamis dengan PHP dan CSS</title>     <link rel="stylesheet" href="style.css"> </head>  <body>     <section class="header">         <li><a href="index.php?page=beranda">Home</a></li>         <li><a href="index.php?page=about">About</a></li>         <li><a href="index.php?page=blog">Blog</a></li>     </section>     <section class="content">         <?php         if (isset($_GET['page'])) {             if ($_GET['page'] == "about") {                 include "about.php";             } elseif ($_GET['page'] == "blog") {                 include "blog.php";             } else {                 include "beranda.php";             }         } else {             include "berengkau.php";         }         ?>     </section>     <section class="footer">         Link les :         <a href="https://kodingin.com/prinsip-takhlik-website-dinamis-dengan-php-dan-css">             Mandu membentuk Website Dinamis dengan PHP dan CSS         </a>     </section> </body>  </html>
      

Perhatikan kode yang ada sreg index.php. Terwalak 3 bentuk section yaitu :

  • heeader
  • content
  • footer

Dimana header dan footer serta merta di tuliskan di dalam file index.php.

Sedangkan plong fragmen class content terdapat perintah
if else
untuk memeriksa hasil berbunga parameter URL.

Untuk menambil angka parameter pada program
PHP
memperalat perintah
$_GET[‘page’]
, artinya ketika suka-suka url dengan bentuk
?page={value}
maka akan menghasilkan biji yang ada.

Perintah isset digunakan lakukan memeriksa apakah ada parameter
page. Apabila ada di proses dengan perintah terhadap isinya.

N domestik abstrak di atas memperalat keyword
include
untuk menegur file lainnya.

Apabila tidak ada penunjuk page maka akan di mengerjakan
include
file dengan etiket “beranda.php

Di intern index.php terdapat link menu dinamis bakal membidikkan ke privat indikator yang ada.

Sebagai contoh ketika terletak URL
index.php?page=about
, maka akan mengincludkan file
about.php

Sedangkan file CSS di atas digunakan sepatutnya tampilan website dinamis lebih menyedot.

Waktu ini kita lakukan uji coba.

Uji Coba Website dinamis PHP dan CSS

Silahkan buka sesesui dengan nama projek yang di bakal :

contohnya : http://localhost/kodingin_tutorial/php-dinamis/

Cara membuat Website Dinamis dengan PHP dan CSS

Waktu ini silahkan klik menu about, atau serentak menelanjangi URL contoh : http://localhost/kodingin_tutorial/php-dinamis/index.php?page=about.

Cara membuat Website Dinamis dengan PHP dan CSS

Saat ini klik menu blog atau buka URL transendental : http://localhost/kodingin_tutorial/php-dinamis/index.php?page=blog

Cara membuat Website Dinamis dengan PHP dan CSS

Perhatikan tulang beragangan di atas, terletak menu dengan isi : home, about dan blog. Di mana tampilan menu bukan akan berubah.

Baca Juga : Menggunakan Dandan CSS pada tag HTML

Sedangkan pada kotakan warna putih yang yakni suatu konten berubah-ubah sesuai URL yang di akal masuk.

Artinya konten tersebut saat ini bersifat dinamis.

Sekian Prinsip membuat Website Dinamis dengan PHP dan CSS. Semoga Bermanfaat.

Source: https://kodingin.com/cara-membuat-website-dinamis-dengan-php-dan-css/