Last updated on Oktober 20, 2022

Berlatih mendaras jam ialah adegan berpangkal mengenalkan waktu. Mengenalkan jam untuk anak dengan gangguan pendengaran lain berbeda dengan mengenalkan jam lega anak asuh sonder kesulitan mendengar. Banyak metode yang disarankan, tapi teknik yang telah kami praktekkan dan masih proses menuju keberhasilan adalah metode belajar membaca jam dari Ainsleelabs. Pron bila ini, momongan setidaknya sudah dapat menyebutkan bunyi bahasa poin minimal angka 1 hingga ponten 12, terima kasih-syukur jika sudah berada menyebutkan kredit hingga angka 59. :-p

Jenjang Belajar Membaca Jam

Ainsleelabs cukup menerimakan perhatian bahwa metode belajar membaca jam bila masih mengikuti 5 mandu ini akan membawa kebingungan bagi momongan pada tataran TK, bahkan sekolah sumber akar. Lima kaidah yang dimaksud ialah:

  1. Ajarkan masa berlandaskan per jam
  2. Ajarkan perian berdasarkan separuh jam
  3. Ajarkan tahun berdasarkan seperempat jam
  4. Ajarkan musim berdasarkan per  5 menit
  5. Ajarkan hari per menit.

Posisi jam di atas menunjukkan hari pukul 02.00. Karena pencucuk sumir menunjuk angka 2 dan jarum panjang menunjuk skor 12. Jika kemudian penyemat pendek bersirkulasi mendekati angka 3, sementara itu pencucuk panjang menunjukkan angka 10, maka anak asuh nan sedang belajar membaca jam akan mendaras jam 3. Bagi kita yang sudah mencerna konsep membaca jam tentu tidak sulit menyebutkan bahwa jam tersebut sebenarnya menunjuk pukul 2:50, namun bagi anak asuh-anak asuh yang medium belajar, mereka menganggap bahwa penusuk pendek sudah sampai ke kredit 3 (padahal belum).


Wilayah privat Jam

Kita sebagai orangtua momongan dengan rayuan pendengaran lebih baik mengajari konsep membaca jam secara logis dan sederhana. Sehingga anak bukan perlu merubah konsep berpikir saat membaca jam dan mendaras menit. Caranya yaitu mengajari momongan membaca jam berdasarkan provinsi privat jam. Ayah dan Bunda dapat juga mengatakan kepada anak bahwa setiap jam itu mempunyai kamar. Misalnya, jarum sumir semenjana berada di kamar nomor berapa? Jika jarum sumir gemuk di n domestik kamar nomor 10, artinya kita sekarang mewah pada pukul 10. Mudah kan?

Sejumlah tataran yang dilakukan lakukan belajar jam kalau Alkha yakni umpama berikut:
1. Menunggangi jam tembok yang dimodifikasi sehingga berlatar belakang warna memperalat mandu daerah jam.

2. Menyejukkan jarum detik dan menit dan menyisakan jarum jam (jarum pendek).
Caranya:

– Siapkan latar pinggul baru bermula bahan jeluang
– Bentang baut pada belakang jam dinding
– Lepas semua jarum
– Pasang rataan pinggul menggunakan lem, lubangi poros jam
– Pasang penusuk jam, dan simpan penusuk lainnya.
– Pasang semua baut yang tadi dilepas.

3. Tanyai anak setiap suka-suka kesempatan sekarang martil berapa? Alias kini jam berapa? (pada tahap ini anak asuh seharusnya sudah dapat membaca fon ponten 1-12, atau sedikitnya semenjana belajar membaca simbol angka)

belajar membaca jam
Jam Menunjuk Palu 10. Bagian Perdua Khuluk
Tokoh utama Piece
Terbit Serial
Legend Protagonis

Perhatian:
Pengepakan latar belajar gambar diatas itu sedikit tepat, seharusnya had wilayah 11 dengan 12  merupakan garis yang tegak.

4. Jika sudah konsisten, pasang jarum detik. Saat momongan khawatir, minta dia mengabaikan jarum detik. Sepantasnya ini kembali proses merubah prinsip membiasakan mendaras-jam dari hanya jarum sumir tapi sekarang ditambah jarum saat. Tapi saya pikir tidak ekstrim karena pada tahap ini, kita menambahkan penusuk, bukan merubah cara-mengaji-jam. Bahkan juga jikalau hidup pendengarannya masih pendek, kita harus pintar mengajari anak sebuah hal tepat, tidak ambigu, sehingga tidak membuang tenaga. Nah, ketika anak asuh sudah konsisten mengabaikan penusuk detik, lanjutkan tahap 5.

5. Pasang penyemat menit di belakang kaca jam menunjuk angka 12 memperalat selotip bening. Pada tahap ini anak asuh pun bingung. Mohon anak asuh mengasingkan penusuk singkat dan jarum tinggi. Jarum sumir (jam) akan mengalir perlahan, jarum detik akan bergerak terus, sedangkan jarum tataran (menit) akan cerbak sengap. Pada tahap ini, momongan bisa diajarkan

6. Jikalau sudah konsisten bisa mengeluarkan 2 jarum yang panjang nya hampir proporsional, kembalikan jarum menit pada paksi jam dinding sehingga bisa bergerak normal. Sreg tahap ini, kita bisa berlatih menyeimbangkan jarum jam, antara jam-dinding dengan jam-kayu yang kita letakkan di sebelah nya. Bisa sekali lagi kita adopsi metode Ainleelabs dengan mengenalkan anak cara mengisi jam-digital (jam 1 tepat; ditulis 01.00). Tanyakan jam saja kepada anak, lakukan menit, kita (orangtua) yang menambahkan.

7. Jika anak asuh sudah paham, hilangkan biji dengan area warna. Kita lepas bidang belakang warna bermula jam tembok nan tadinya kita modifikasi.

8. Buat cak bimbingan tanpa bantuan warna hingga momongan menguasai cara membaca jam tanpa harus memahami makna menit.

9. Waktu ini ajarkan cara membaca menit kepada anak (momongan sudah bisa berbilang 1-59).

belajar membaca jam
Membiasakan Membaca Jam dan Menit

Belajar Mengaji Jam Secara Keteter

Dengan menggunakan metode di atas, maka kegiatan mengenalkan masa buat anak asuh dengan gangguan rungu menjadi mengasyikkan. Belajar membaca jam tidak hal nan jarang, tapi memang harus perlahan karena anak harus peka dengan koteng nya. Pada intinya, karena anak dengan gangguan pendengaran sangat mengandalkan kemampuan visual, sedangkan kemampuan mendengar dan khazanah kata nya masih rendah, maka metode belajar harus menyepadankan. Bagi sebagian anak yang selit belit belajar duduk diam seperti Alkha, maka kegiatan belajar harus dipreteli hingga paling keteter. Tiap momongan itu berlainan, tapi keinginan bertindak setiap anak asuh itu sama besarnya. Hal itu juga yang membuat kami mau berbagi uang sogok Penyembuhan Auditori Verbal secara sederhana bersama Ayah dan Bunda semua. Tips yang langka, supaya Terapis AVT saja yang mengklarifikasi. Hehe.

Ayah dan Bunda dapat membuat jam varian seorang. Lakukan membuat anak menikmati cara belajar ini, kami menambahkan karakter nan sedang dia sukai pada bagian paruh jam. Misalnya khuluk Spiderman, Superman, Legend Hero, Tayo, Thomas, Cars, maupun lainnya. Ayah dan Bunda tak akan kesulitan ketika mengajak anak asuh belajar membaca jam ini karena anak dengan senang hati mengamati karakter tersebut.

Kalau Ayah dan Bunda kesulitan membuat sendiri, Ayah dan Bunda bisa mengunduh file yang telah kami siapkan, hasil
editing
juga terbit bentuk di internet
sih. Ayah dan Bunda dapat menambahkan gambar khuluk superhero yang sedang disenangi anak lega bagian paruh yang putih zero. Cetak terpisah kemudian tempel ditengah menggunakan lem kertas. Lubangi bagian tengah daluang sebagai poros jam tembok.

Selamat mencoba Ayah dan Bunda, dan belalah bersabar karena belajar butuh waktu.

Be Patient! Learning Needs Time (Cochlear User, Alkhalifi, 5y, Indonesia)
Be Patient! Learning Needs Time (Alkhalifi, 5y, Indonesia)

Bulan-bulanan
Membaca Jam
bisa diunduh di sini.
Mangsa
Membaca Jam dan Menit
boleh diunduh di sini.

Sumber:

http://ainsleelabs.com