Artikel Belajar Macro Excel 2 Membuat Record Macro

Hari ini, kita akan mencoba belajar Macro nan paliiiiiing Bawah. Adalah menunggangi fasilitas “Record Macro”.

Sebelumnya, pasti kita harus mempunyai project dan project kita kelihatannya ini adalah:

Project


Katakanlah, kita memiliki data penjualan harian dalam Excel. Dan setiap hari, akan ada 1 file excel. Maka boleh dibayangkan terserah berapa file excel dalam 1 waktu..?


Data penjualan ditiap file excelnya adalah sebagai berikut (ini cuma acuan, so kita sederhanakan belaka ya..):



1belajar-macro-dasar003


Dan Boss kita meminang cak agar tiap-tiap file di atur formatnya agar beres sebagaimana berikut:



2belajar-macro-dasar002

Seandainya ada ratusan file yang harus kita atur formatnya seperti diatas, alangkah membosankannya hidup kita.. Nah, disinilah record macro akan menjadi penyelamat kita dari kebosanan.

Sudah siap untuk belajar..? Ah..! Belum siap kalo belum dibuka MS EXCEL nya..

Ok.. Yuk kita berangkat..

Untuk ideal, saya sudah siapkan 5 file excel data penjualan seperti pada rancangan sebelumnya. Untuk mempermudah, maka datanya saya buat sama dan namun tanggalnya saja yang berbeda. Yaitu tanggal 6 – 11 July 2010.

3belajar-macro-dasar1

Dan sebagai langkah dan untuk mempermudah kita akan memajukan toolbar “visual basic” mudahmudahan mudah dijangkau. Normalnya, untuk mengoperasikan “record macro” kita harus mengekspos menu sebagai halnya rajah dibawah:

4belajar-macro-dasar005

Semata-mata, lakukan mempermudah, kita akan keluarkan floating toolbar visual basic. Caranya, pilih: Menu –> View –> Toolbar –> check: visual basic.

5belajar-macro-dasar004

Hasilnya, akan muncul floating toolbar visual basic seperti ini:

6belajar-macro-dasar006

Sip.. Persiapan sudah selesai, yuk kita mulai langkah-langkah belajar macro.

1. Beber salah satu file LAPORAN lakukan kita jadikanTEMPLATE.

2. Klik cembul record Macro pada toolbar yang tadi kita munculkan. Dan akan muncul dialog window seperti ini:

7belajar-macro-dasar007

Macro kita nantinya akan disimpan dengan label “Macro1″. Kemudian klik OK.. Selepas kita mengklik OK, maka kita internal status membordir. Makara, semua aktifitas kita di excel akan terekam. Bintang sartan, jangan mengamalkan apa-apa selain langkah sesuai tujuan kita.

3. Selanjutnya, lakukan format file excel sesuai pada rang dibawah:

8belajar-macro-dasar002

Matra yang dilakukan puas rencana di atas adalah:

a. Menebalkan header dan membuat header alignment center.

b. Format tanggal menjadi d-MM-yy.

c. Format pembelian menjadi Accounting Rupiah.

d. Diberi border.

4. Takdirnya format sudah sesuai keinginan, maka stop macro recording dengan mengklik pentol stop.

9belajar-macro-dasar008

Dengan kita men-stop macro recording, otomatis excel akan menyimpan macro dengan nama Macro1. Kalo gak percaya, yok kita cek. Diskriminatif menu: Tools –> Macro –> Macros.

10belajar-macro-dasar009

Akan muncul window berikut:

11belajar-macro-dasar010

Nah, ada Macro1 didalam list. Artinya, macro kita tadi telah ter-save dan bisa digunakan setiap ketika.

5. Selanjutnya, kita boleh jadikan macro yang sudah lalu kita buat tadi untuk mengatur format di file-file excel nan lainnya.

Caranya, file excel LAPORAN yang kita jadikanTEMPLATE tadi, jangan ditutup lalu. Biarkan masih mendelongop. Suntuk kita buka file LAPORAN yang LAIN-nya yang BELUM TERFORMAT.  Dalam kondisi file Butir-butir yang belum terformat aktif, memilah-milah menu: Tools –> Macro –> Macros dan akan muncul window seperti pada gambar:

12belajar-macro-dasar011

Memperbedakan Macro1 (Macro yang tadi telah kita kerjakan), dan klik RUN.

6. Taraaaaaa.. Seandainya kita menirukan awalan-demi langkah seperti model, maka kita akan mendapatkan tampilan sama dengan ini:

13belajar-macro-dasar012

Persis mirip dengan file excel yang kita jadikan template..!

Ok.. Itu terlampau untuk tahun ini.. Jika suka-suka problem, silahkan comment disini.. OK… C U (maksudnya see you..)

Source: https://www.klinikexcel.com/articles/tutorials/item/41-macro-vba/53-belajar-macro-dasar-cara-menggunakan-record-macro