Aplikasi Struk Belanja Jadi Uang


  • Sekadar intern dua wulan mengantongi 12 mili pengunduh

  • Mematok penanaman modal seri-A pada



    kuartal ketiga



    2016

Snapcart ubah struk belanja jadi uang tunaiMESKI trafik membeli-beli di  situs online layak tingkatan, sekadar peran toko fisik  masih suka-suka dan enggak sedarun mematikan pangsa pasar. Sifat pengguna cak bagi berbelanja secara
offline
tunak tinggi. Apalagi jika terserah keuntungan ekstra yang bisa diperoleh melangkaui bukti belanja (struk) nan didapatkan saat berbelanja.

Konsep inilah yang ditawarkan maka dari itu PT Snapcart Digital Indonesia puas pengguna yang kerap berbelanja kebutuhan harian secara
offline.

Snapcart mengenalkan konsep belanja
online-to-offline
(O2O) kepada konsumen dan
brand
menerobos aplikasi sebuah mobile yang memberikan reward
cashback
(komisi kembali), sehingga konsumen mendapatkan keuntungan.

Selain menawarkan cashback dari struk belanja, Snapcart lagi menawarkan bonus melalui pemasangan pol.
Brand
mendapatkan keuntungan berupa akses data penyiaran produk mereka. Penyebaran dagangan ini menjadi pemberitahuan penting nan berfaedah kerjakan personalisasi produk dengan konsumen yang sesuai.

Manfaat lainnya yaitu misal langkah bagi sebuah
brand
untuk menentukan garis haluan pemasaran setakat memangkas belanja iklan.

Menurut founder dan chief executive officer Snapcart Reynazran Royono, konsep nan ditawarkannya  yaitu nan pertama kalinya di Indonesia, tambahan pula Asia Tenggara. Meski semacam itu, beliau tidak memungkiri kalau konsep serupa sudah kian dahulu ada di negara bertamadun seperti Amerika Persekutuan dagang dan Korea Selatan.

“Kami berupaya menjembatani kegiatan belanja
offline
dengan pengalaman seru di online yang targetnya refleks ke konsumen. Berasal data ini kami boleh melihat bagaimana
big
data mampu memengaruhi perilaku remedi secara positif,” ucap Reynazran kepada raga ki alat, sejumlah saat lampau di Jakarta.

Mekanisme yang dipakai Snapcart memungkinkan pengguna mendapatkan uang kontan doang dengan memfoto struk belanja yang di dalamnya terdapat produk sponsor. Terserah beragam kategori komoditas mulai pecah ki gua garba, minuman, pelestarian pribadi, kebutuhan kondominium jenjang, setakat keperluan bayi dan balita.

Setakat kini, Snapcart telah bekerjasama dengan beberapa firma sebagaimana L’Oreal, Garnier, Nestle, dan Cimory.

Snapcart ubah struk belanja jadi uang tunai

Reynazran

(gambar)

menjuluki tidak ada batasan jumlah pembelanjaan n domestik satu struk bagi mendapatkan
cashback.

“Sepanjang struk belanja semenjak toko ritel lain grosiran dan bisa terbaca dengan jelas, keadaan ini masih berlaku. Struk belanja nan dapat difoto maksimal berpangkal pembelanjaan tujuh masa, nanti akan diverifikasi untuk dianggap lolos atau tidak, lalu akan dapat nilai berupa poin maupun
cashback,” ucapnya pula.

Konsumen bisa mendapatkan
cashback
maksimal lima dagangan dalam satu struk dan dalam sehari maksimal bisa memfoto lima struk belanja. Jikalau uang yang terkumpul mengaras Rp 52.500, maka konsumen boleh mengencerkan langsung ke rekening bank yang sudah disertakan dalam aplikasi ini.

“Pengguna bisa mengencerkan dana nan sudah terkumpul, tidak ada batasan maksimal untuk pencairan komisi tapi ada nilai minimal yaitu Rp 50 ribu,” ungkapnya.

Tantangan teknologi kompleks

Meski terkesan sederhana, namun Reynazran memastikan aplikasi besutannya memiliki tingkat keamanan yang baik lakukan konsumen. Dari segi keamanan data pribadi, Snapcart memastikan semua data yang dimasukkan pemakai aman.

“Nanti teko uangnya ditransfer ke rekening bank, enggak memakai karcis skor, data yang dimasukkan pun hanya informasi
basic. Tuntutan kami sendiri sudah dienkripsi dan dikompresi, jadi bisa dipastikan aman,” katanya.

Ia tidak menampik, jika aplikasinya  juga memiliki tantangan tersendiri. Pelecok satunya yakni mendeteksi kemungkinan adanya duplikasi struk belanja nan dilakukan maka itu konsumen nan curang.

Menanggulangi kejadian ini pihaknya membutuhkan waktu maksimal dua perian untuk validasi data yang dikirim konsumen. Semua data yang baru masuk ke kerumahtanggaan sistem akan diagregat dan dilakukan verifikasi secara mendalam.

“Ini merupakan tantangan teknologi yang komplek. Nantinya akan ada ribuan struk belanja yang dikirim maka dari itu pengguna dan sistem kami akan memverifikasi informasi tersebut,” tutur chief technology officer dan cofounder Snapcart Laith Bubuk Rakty

(gambar)
.

Snapcart ubah struk belanja jadi uang tunai

Lebih jauh Laith menjuluki, AI (artificial
intelligence) dan
big data
memegang peranan terdepan kerumahtanggaan mengolah informasi untuk mengarifi perilaku konsumen.

Informasi kolektif yang sebelumnya dianggap tidak boleh jadi ini, nantinya berarti, baik untuk pihak Snapcart ataupun perusahaan tanpa harus repot melakukan angket sendiri.

Dukungan pemodalan awal dari Ardent Capital

Asal tahu saja, Snapcart  bukanlah aplikasi yang dulu baru. Hadir pertama kali pada Juli 2022 lalu, hanya dalam dua bulan Snapcart diunduh makin dari 12 ribu kali dan berbuah masuk internal jajaran 20 besar aplikasi belanja di Google Play Store.

Padahal tidak cak semau proses promosi secara resmi,  saja namun melalui promosi bersumber mulut-ke-mulut.

Di awal operasionalnya, Snapcart mendapatkan penanaman modal mulanya dari Ardent Capital.

Reynazran enggan membocorkan berapa dana yang diperolehnya. “Bagi saya, pendanaan terpenting adalah rani bekerja dengan orang-orang hebat yang berpengalaman di bidangnya.

“Keadaan ini memungkinkan setiap manusia dalam cak regu memiliki kemampuan dan kesempatan lakukan menjadi pemimpin,” ungkapnya, seraya menyebut momen ini timya telah didukung oleh 12 hamba allah nan n kepunyaan kemampuan hebat.

Ketika disinggung mengenai rancangan buat mendapatkan investasi pelengkap, Reynazran mengatakan tak akan melakukannya momen ini.

“Kalau bikin mendapatkan pendanaan Seri-A, mangsa kami di suku tahun tiga (Q3) 2022. Tapi sekiranya target terdekat sampai pengunci tahun permohonan ini boleh mengantongi 1 juta pengunduh,” pungkasnya.

Snapcart ubah struk belanja jadi uang tunaiBeliau mengatakan akan melibatkan Ardent Capital seandainya akan menjajaki investor tempatan alias pun asing. Kedepannya, Snapcart menargetkan bisa tersedia di sejumlah Negara di Asia Tenggara.

“Snapcart merupakan bisnis big data paling prospektif di Asia Tenggara. Konsumen berbintang terang keuntungan riil uang kembali dan
bra
horizon
d
bisa mengumpulkan data nan dibutuhkan dengan prinsip yang terhitung praktis,” kata CEO Ardent Capital Adrian Vanzyl

(gambar)
.

Sekedar informasi, Ardent Capital yaitu perusahaan investasi asal Thailand yang banyak menyokong pemodalan buat sejumlah perusahaan jalan tikus
(startup)
di Asia. Keberadaannya di Indonesia yakni hasil  kerjasama dengan perusahaan batih, Sinarmas.


Artikel Terkait:


Clock ticking for retailers, says What’s Next speaker


Muslimarket.com tawarkan konsep berbeda


Ramaikan penggalasan aplikasi ojek online, Blue-Jek menjorokkan disebut jiplakan


‘Flash Sale’ andalan Lazada Indonesia


Dapat suntikan dana bermula Lippo Digital Ventures, Telunjuk.com akan ‘Go Internasional’



Bakal mengakses lebih banyak berita-berita teknologi serta informasi terkini, silahkan ikuti kami di



Twitter


,


LinkedIn


 or sukai laman kami di


Facebook


.

Source: https://www.digitalnewsasia.com/startups/snapcart-ubah-struk-belanja-jadi-uang-tunai

Posted by: itugas.com